SHARE

Saya cukup senang kalau ada sekolah yang bisa menerbitkan buku, baik buku yang ditulis gurunya maupun siswanya. Itu petanda bahwa sekolah tersebut berhasil mewujudkan gerakan literasi yang digalakannya. Jadi tidak berhenti di mulut saja, tapi juga direalisasikan.

Selama ini barangkali gerakan membaca 15 menit setiap hari sudah banyak yang berjalan, tapi bagaimana dengan menulis 15 menit? Saya belum pernah mendengarnya. Padahal, membaca dan menulis adalah dua elemen literasi yang tidak bisa dipisahkan. Dan manusia—yang notabene-nya—dianugerahi akal dapat menciptakan produksi sekaligus produsen terhadap suatu obyek. Di situlah literasi akan terasa fadilahnya.

Tiba-tiba saja saya kangen dengan ucapan Pak Mario Teguh yang mengatakan  “Tidak ada pekerjaan yang berat. Pekerjaan seberat apapun akan terasa ringan apabila tidak dikerjakan” . Ups sorry, itu perkataan Mario Ngeluh.

Ini yang betul, “Keberhasilan itu ada di alam tindakan, bukan di alam rencana. Itu!”

Mari membaca dan menulis.

 

LEAVE A REPLY